3 Cara Mengurangi Beban Bayar Pajak

3 Cara Mengurangi Beban Bayar Pajak

Beban pajak yang berada di pundak Anda, tidak perlu dipikirkan dengan serius, karena sesungguhnya ada beberapa hal yang mampu membantu mengurangi beban pembayaran pajak pribadi Anda.

Pajak dibebankan oleh Negara dengan maksud dan tujuan tertentu yang juga bermanfaat untuk kita yaitu sebagai sumber dana pembangunan fasilitas public dan dana pemerintahan tertentu konsultan pajak jakarta. Di beberapa Negara, dana pajak yang masuk ke kas Negara telah disalurhkan dengan sangat baik sehingga baik pemerintah maupun rakyatnya mendapatkan manfaat yang sama. Berikut ini cara mengurangi beban pembayaran pajak yang legal:

Memiliki NPWP

Merupakan cara paling mudah dan ampuh untuk membantu mengurangi beban pajak pribadi. Miliki NPWP supaya beban pajaknya lebih ringan. Hingga saat ini, pajak penghasilan yang dibayarkan untuk para wajib pajak yang punya NPWP sekitar 5% dari total penghasilannya. Sedangkan mereka yang tidak punya NPWP dipatok dengan beban biaya 6%. Meskipun hanya berbeda 1%, bila dihitung totalnya, setiap bulan penghasilan Anda yang dipotong biaya pajak 6% tentu merugikan Anda.

Membayar Zakat Atau Sumbangan Kegamaan

Siapa yang mengira jika dengan rutin membayar zakat maupun menyumbang untuk tujuan keagamaan akan membantu mengurangi beban biaya pajak Anda. Berdasarkan dari peraturan DJP yang dimaksud dalam nomor PER-15/PJ/2012, setiap lembaya yang sudah ditunjuk di antaranya adalah Badan Amil Zakat Nasional, Lembaga Sumbagangan Kristen Indonesia, LAZ Dompet Dhuafa Republika, Badan Dharma Dana Nasional Yayasan Adikara Dharma Parisan dsb, di mana jika Anda rutin memberikan sumbangan atau membayar zakat di badan tersebut, Anda bisa mengurangi biaya pembayaran pajak.

Mengalihkan Menjadi Pajak Final

Pendapatan yang totalnya di atas batas dari Pendapatan Tidak Kena Pajak atau PTKP akan dikenakan pajak penghasilan, di mana objek pajak penghasilan diantaranya adalah honorarium, tunjangan, upah, gaji dll. Bila Anda mendapatkan penghasilan sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, Anda bisa mengalihkannya menjadi pajak penghasilan bebas pajak penghasilan. Contohnya saat Anda memperoleh warisan orang tua, Anda bisa menjual atau menempatkan hasil dari penjualan warisan dalam bentuk deposito yang di masa depan tidak akan terkena PPh karena depositi telah dikenakan pajak final.